Postingan

Kenalilah Dirimu Lebih Dekat

Gambar
  Menjadi dewasa adalah fase satu tingkatan yang akan dilalui setelah masa remaja. Saat dewasa akan dihadapkan oleh banyak sekali pilihan yang meminta saran dan keputusan tanpa melibatkan orang lain. Dewasa bagiku sangat waw banyak sekali warna dan beragam kebutuhan, keinginan, harapan, bahkan cita-cita yang sempat tertunda. Dewasa pun kita perlu memikirkan urusan pasangan, yah memang sejatinya manusia harus berpasangan. Tidak untuk sendiri, maka dari itu kamu perlu mengenali dirimu lebih dekat terlebih dahulu. Aku seorang yang senang ke mana-mana sendiri, untuk saat ini. Tapi sepertinya akan lebih mengasyikan jika memiliki partner yang sefrekuensi untuk mengeksplore pengetahuan dan pengalaman. Hehe. Bisa dibilang kebiasaan ini sudah aku lakukan saat menginjak di kursi bangku menengah pertama. Rasa nyaman ke mana-mana sendiri itu, aku awali dengan mengunjungi warnet untuk menuangkan rasa penasaranku terhadap internet. Saat itu walau sepele untuk membuat akun media sosial, aku p...

Raia dan River [Film The Architecture of Love (TAOL))

Gambar
  Raia dan River Kedua sosok tokoh di film yang pekan kemarin ku tonton di aplikasi streaming, Raia yang diperankan oleh Putri Marino berkisah tentang seorang penulis yang terkenal dan karyanya sudah melambung tinggi. Namun, memiliki trust issue tentang sosok laki-laki. Untungnya Raia tidak terlalu trauma jika dekat dengan sosok pria pascaperceraiannya dengan Alam, mantan suaminya. River, sosok laki-laki yang menurutku misterius membuat sosok perempuan bertanya-tanya bahkan di detik-detik terakhir selesai filmnya. Ya, peran misterius ini siapa dan tidak lagi yang bisa memerankan selain Nicholas Saputra. Menurutku, karakternya masih kuat membawa sosok laki-laki sedingin kulkas, matang dengan masa depan tapi sedikit bingung hmm dan ya wajahnya pun cocoklah. Ku menilai dari segi alur dan jalan cerita yang waw beda dari yang lain ya hmm mungkin karena diangkat dari sebuah novel usia 30 tahun ke atas. Permasalahannya pun beda dengan konflik hubungan di usia belasan tahun. New York...

Desa Kanekes: Baduy Dalam

Gambar
  Menjelang akhir tahun 2025 aku mengikuti open trip yang ada di media sosial Tiktok bernama Wisuba Baduy. Ini menjadi open trip pertama yang diikuti dari media sosial. Perjalanan dimulai pagi hari aku berangkat dari Stasiun Rawa Buntu menuju Stasiun Rangkasbitung cukup memakan waktu 1,5 jam perjalanan. Tiba di Stasiun Rangkasbitung tempat meeting point aku bertemu dengan teman-teman yang akan trip ke Baduy Dalam, jumlah kami ada 20 orang dan keberangkatan ke Baduy Luar menggunakan mobil elf dan angkot. Butuh waktu sekitar 3 jam perjalanan dari Stasiun Rangkasbitung menuju Desa Kanekes yang berada di baduy luar, sebelum trekking kami diizinkan untuk makan siang dan persiapan solat zuhur karena membutuhkan waktu sekitar 3 jam jalan kaki menuju Baduy dalam. Selama perjalanan dari Baduy luar ke Baduy dalam kami ditemani oleh Ka Ahok sebagai guide dari tim Wisuba, Satria (baduy dalam), Ayah Zamah (baduy dalam) dan beberapa anak dari suku baduy dalam. Ini pengalaman pertamaku mengi...

Mengajar Anak Jalanan

Gambar
  Sakola Alit adalah sebuah komunitas yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Pertama kali aku terjun bergabung dengan komunitas ini diajak oleh teman kelasku bernama Ella yang sangat menyukai dunia literasi, dia berasal dari Bangka Belitung. Kami sekelas, sangat dekat hingga akhirnya dia mengajakku untuk mengikuti komunitas tersebut. Awalnya aku sangat penasaran, apa saja kegiatan yang biasa dilakukan oleh anak-anak komunitas di luar kampus. Kegiatan kami tidak menganggu waktu perkuliahan, dan cukup aman dari segi jadwal dan agenda rapat. Kami melakukan kegiatan setelah selesai salat Jumat, membawa tumpukkan buku bacaan, alat tulis, papan tulis ditemani oleh teman-teman di komunitas Sakola Alit. Aku dan Ella tidak sendirian mengajar anak-anak di pinggir jalan tol. Kami ditemani oleh beberapa anggota komunitas bukan hanya dari anggota yang sekampus saja. Kegiatan mengajar dilakukan di pinggir jalan tol Bogor, karena lokasinya cukup luas dan tidak terlalu dekat dengan jalan...

Berbagi Praktik Baik Menyajikan Deskripsi dalam bentuk Tulisan (menerapkan struktur kohesi dan koherensi)

Gambar
  Kali ini saya akan menyampaikan berbagi praktik baik saat mengajar di kelas IX materi Bahasa Indonesia Bab 1 Teks Deskripsi. Subbab yang saya ambil terkait struktur kalimat dan paragraf sehingga menjadi sebuah paragraf yang memiliki makna, dalam bahasa Indonesia dinamakan dengan penjelasan kohesi dan koherensi. Saya memakai model pembelajaran Discovery Learning, yaitu model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Di mana siswa secara aktif menemukan konsep atau pemahaman baru melalui eksplorasi, percobaan, dan pemecahan masalah serta guru memosisikan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran. (dokumentasi pribadi) Konsep Utama dalam Discovery Learning ini yaitu pertama penemuan mandiri, dari materi kohesi dan koherensi ini saya coba mengeksplor dari berbagai media ajar dan sumber ajar. Termasuk platform Tiktok yang sedang marak, dibalik ramainya media yang dibagikan di platform Tiktok ada sisi baiknya untuk pengajar yaitu sebagai bahan referensi untuk mengajar saat sedang...

Last Ramadan 2025

Gambar
  sumber gambar : dokumentasi pribadi Kali ini menjadi momen Ramadan paling istimewa yang dilalui. Dulu begitu asing mengistilahkan kata I’tikaf sebab belum menjadi kebiasaan melakukan kegiatan itu. Aku mungkin hanya mengenal saat menjadi mahasiswa di Bogor, ya itung-itung menghemat dana uang sakuku di kosant. Akhirnya berniat mengikuti kegiatan I’tikaf di masjid kamus. Tapi kali ini sungguh berbeda, bermalam di masjid di detik-detik terakhirnya Ramadan. Lebih tepatnya berburu malam Lailatul Qadar. Malam seribu malam yang dapat umat muslim dapatkan sumber pahala itu di malam Ramadan saja. Sungguh momen yang sangat berkesan. Dari tahun ke tahun mungkin yang dilakukan selama Ramadan akan sama, tapi ada beberapa bucket list yang kuisi dengan kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya.                Mengkhatamkan Al Quran menjadi prioritas utama selama Ramadan. Sudah tidak melakukan hal yang menjadi kebiasaan ...

Salat Tiangnya Agama

  Kalau dapat dianalogikan salat menjadi tiang agama diibaratkan seperti tumpukan batu yang terdiri dari lima tumpukan. Kelima tumpukan tersebut menahannya satu sama lain. Dimulai dari tumpukkan paling atas, tengah, kemudian di bagian akhir. Sebuah filosofi yang sangat masuk akal. Salat menjadi tanggung jawab setiap masing-masing individu. Tidak dapat dititipkan kepada amalan orang lain. Sebuah tiang akan roboh, jika tumpukannya hilang atau rapuh. Maka akan sangat berefek ke segala sisi dan ke segala aspek. Allah memerintahkan kepada Nabi Musa AS untuk mentauhidkan Allah dan menegakkan salat. Salat ini merupakan tiang agama. Sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan oleh HR. Ahmad “Ketauhilah bahwa sebaik-baiknya amal kalian adalah salat” Salat harus ditegakkan oleh kaum muslimin, bukan hanya di suatu wilayah saja. Ini perintah dan harus dilakukan oleh umat muslim di segala kondisi. Sekali pun dalam kondisi kurang baik dan sehat. Namun, tiang ini perlu dijaga agar tetap...

Sikap Kebahasaan Para Pemimpin

Gambar
Selang beberapa bulan setelah pelantikan presiden, rasanya minim sekali informasi kebaikan yang diinfokan di media. Rakyat dibuat bingung, dipaksa harus menerima segala keputusan yang banyak diperuntungkan kepada kaum penguasa. Dari elemen bawah hingga atas, para wakil yang dipilih masyarakat selalu menyampaikan komentar nirempati kepada masyarakat. Banyak mirisnya dan banyak malunya dengan banyaknya isu yang tersebar saat ini. Segala keputusan yang minim komunikasi, kebijakan yang disembunyi-sembunyikan, komentar yang nirempati, dan segala bentuk sikap yang tidak menunjukan sisi kebaikan mana pun. Dokumentasi pribadi Ameliarosliani Sikap berbahasa yang perlu dimiliki seorang pemimpin perlu bijak dalam melontarkan perkataan yang akan diserap oleh masyarakat. Terhindar dari fitnah, rasa ketersinggungan yang menimbulkan meluapnya amarah masyarakat. Ternyata, ranah komunikasi ini minim sekali dimiliki oleh para pemimpin kita saat ini di era yang padahal sudah sangat modern sekali. Padah...

SSG [ Santri Siap Guna ] Daarut Tauhiid

Gambar
  Bandung saat subuh hari dan malam hari jelas sangat berbeda. Suasana Bandung setiap tahun yang dikunjungi pun memberikan kesan yang selalu berbeda. Kali ini kakiku menapakkan di Kota Kembang bukan untuk solo traveling maupun bersama keluarga, melakukan safari kajian. Melainkan mengikuti SSG, kegiatan yang sudah lama aku kenal namun belum pernah mengikutinya. Aku tidak pernah membayangkan akan merasakan Bandung di tengah malam, sendirian tanpa obrolan hangat bersama keluarga yang biasa kami lakukan setiap tahun hari. Momen ini, menjadi momen luar biasa yang kualami di tengah kesendirian di tengah hutan pikiranku banyak termenung dan beristigfar menyebut asma-NYA.  Dua kali kami berjumpa dengan Aa Gym dan berkesempatan mendengarkan kajiannya di Masjid Daarut Tauhiid, Gegerkalong Bandung. Syahdu, adem, dan penuh hikmat tidak ada obrolan dan kebisingan yang dirasakan. Isi kajiannya yang dapat ku rangkum di sore itu sebelum berangkat ke lokasi perkemahan. Perlunya sebagai manus...

Blesed Circle at Kopi Nako BSD

Gambar
  Pertemuan ini aku duga bukan hal yang disengaja, tanganku yang rapuh ini mana mungkin merencanakan hal sesuatu yang luar biasa ini. Allah pasti sudah merencanakan semua ini sesuai dengan rencana dan keinginannya. Berada di lingkungan yang luar biasa ini yang aku sukai, berada di lingkungan yang saling support perihal keilmuan dan pengalaman. Dua tahun lebih berada di lingkaran ini, dari tahapan canggung sampai merasa nyaman seperti keluarga. Berada di lingkaran yang baik dan positif saling support satu sama lain terkait ibadah harian. Bukan untuk saling menghakimi, atau untuk menyombongkan diri tetapi berusaha saling menerima satu sama lain dan saling belajar dalam hal kebaikan. Pertemuan mingguan kami mungkin singkat, hanya beberapa jam saja di setiap hari Senin. Saling bertegur sapa, bercerita, dan mengadu keluh kesah satu sama lain hehe. Di masing-masing kami, ada yang satu lembaga bahkan berbeda lembaga. Guru kami sangat inspiratif, bisa menjadi guru, teman, dan dokter saat...

Wakakur

Gambar
  Pertanyaan pertama yang dilontarkan orang tua, bisa membagi waktunya? Karena tahun ini menjadi awal tahun mendaftar kuliah pascasarjana dari rencana-rencana yang kupending kemarin. Kegalauan dan kegelisahan sering menghampiri “Bisa gak ya” “Nanti kalau tidak maksimal bagaimana” “Tugas-tugas kalau bentrok dengan agenda rapat gimana?”. Aku gak bakalan berekspektasi menerima Amanah ini, karena gambaranku di depan melanjutkan sekolah dan disibukkan dengan aktivitas menulis buku. Kalau sudah seperti ini apakah ada negoisasi terkait Amanah? Ada rencana lain yang inginku gapai, dan pilihan ini tidak ada di rencana jangka pendekku. Mengemban Amanah ini menjadi hal baru dan pengalaman asing di pikiranku. Bagaimana memimpin, memiliki staf, mendengarkan keluhan, mencari solusi, memecahkan masalah, memilih keputusan, menyampaikan pendapat, dan melaksanakan rapat setiap pekan. Yang awalnya engga kebayang dan engga kepikiran akan menerima ini, kaget? Pasti. Dua tahun mengemban Amanah ja...

Pertemanan di Usia Dewasa

Gambar
  Aku dan ketiga temanku ini sering melakukan sharing session di usia menjelang 30an. Kami baru sadar ternyata tinggal kami saja di kelas yang belum berumah tangga, saat teman-teman yang lain ada yang menikah saat masih kuliah. Sebenarnya ada hal lain yang kami fokuskan selama sekolah, udah mah kami hanya fokus rutinitas dari kampus ke kosan. Dan bukan anak organisasi yang terlibat begitu lama di kampus. Bagi kami lama-lama di kampus selain belajar menjenuhkan hehe. Padahal bisa aja pas itu, kami menyeleksi calon ya Namanya juga males jadi kesannya mending berdiam diri di kosan sambil nonton. Menyesal lah sekarang wkwk Kesibukan kami setelah lulus kuliah ya bekerja dan belanja, ada moment bekerja dan belanja menjadi satu. Setiap bulan kami merutinkan untuk bertemu di Kota Bogor atau di tempat yang menurut kami cozy wkwk. Bisa jadi tempat baru yang kami kunjungi dan liat di Tiktok, atau tempat viral yang menjual makanan lucu haha. Ya emang seperti inilah kegiatannya, kadang ikut k...

“Teh, Ko Bisa?”

Gambar
  Pekan kemarin aku dibuat bingung oleh ceritaan seseorang akan saudaranya yang dekat dengan sosok laki-laki yang memiliki latar belakang berbeda. Di mana latar belakang laki-laki ini sangat jauh sekali dengan si perempuan, dan dipertemukan kembali saat sudah dalam keadaan dewasa, ya ceritanya cinta monyet. Aku bingung bagaimana meresponnya, karena yang ku ketahui, semua orang ada di posisi seperti saat ini itu sudah menjadi pilihannya dan tidak gampang. Itulah kenapa judul jurnaling ini aku pakai judul “Teh Kok bisa?” maksud aku bisa dalam hal apa? Kalau untuk kelabilan yang aku alami setiap remaja mungkin pernah. Tapi, untuk menentukan pilihan seseorang yang akan dibawa seumur hidup aku gamau ambil resiko kalau memang pribadinya masih kurang baik. Bukan tugasku untuk mengubah karakternya, ada sebuah tanggung jawab yang harus diselesaikan secara individu. Jika karena kedekatannya dengan seseorang jadi objek motivasi rasanya harus direvisi. Kalau yang aku tau, perempuan meman...

Simple Things

Gambar
  Tak ada yang perlu diromantisasi, atau sengaja dieuforiakan di perbatasan usia ini. Memang berat tapi sudah menjadi kenyataan dan sebuah fakta yang ada. Sepertinya manusia di usia mudanya akan terus melakukan hal-hal yang tidak ada pelarangannya oleh siapapun. Hmm menuju kepala 3, semoga tidak ada lagi hal-hal yang penuh dengan kemubadziran dan kesia-siaan dalam menentukan pilihan. Menginjak usia 20-an aku sangat menyukai dunia perkuliahan, dekat dengan teman-teman di perantauan dan survive saat jauh dengan keluarga khususnya dengan orang tua. Mungkin sangat terjal untuk menginjak usia 20-an yang cukup tertatih saat mencari dan menentukan perguruan tinggi. Pernah mengalami rasanya ditolak seperti apa, dan memulai kembali saat semuanya sudah berjalan di satu tahapan. Menginjak usia 23-an awal karierku mulai, menentukan tempat tujuan untuk pulang selain rumah. Memulai kenyamanan dengan lingkungan yang jauh sangat berbeda sebelumnya, membuka diri dari ketidaktahuan. Belajar...

Kembali Hidup Sehat

Gambar
Aku paling skeptis sama makanan yang membuat gemuk, karena dari SMP aku selalu berspekulasi makan banyak ternyata badanku gk gemuk-gemuk. Pertengahan kelas 11 SMA badanku mengalami penyusutan karena dibebankan banyaknya pelajaran yang harus diserap, les bahasa Inggris dan tugas yang bejibun. Awal kelas 12 SMA badanku mengalami pemerosotan lagi karena disibukkan dengan pendaftaran kuliah dan tes kuliah. Eh ternyata berat badanku akan tetap sama juga saat duduk di kursi perkuliahan stuck di berat badan 46-48 kg. Walau dulu pas SMA kelas 10 berat badanku sampai 50 kg. Waw bagiku itu pertama kalinya aku disebut gemuk oleh orang di sekelilingku. Seiring berjalannya waktu berat badanku stagnan di perkuliahan hingga sampai 49 kg. Mungkin saat itu diriku belum punya penghasilan jadi mau jajan dan nongkrong pun harus menjadi pengajar bimbel sampai punya pendapatan tambahan hahaha. Sungguh memilukan saat itu tapi seru, dapat pelajaran yang paling berharga. Setelah bekerja, berat badanku sa...