Kenalilah Dirimu Lebih Dekat
Menjadi dewasa adalah fase satu tingkatan yang akan dilalui setelah masa remaja. Saat dewasa akan dihadapkan oleh banyak sekali pilihan yang meminta saran dan keputusan tanpa melibatkan orang lain. Dewasa bagiku sangat waw banyak sekali warna dan beragam kebutuhan, keinginan, harapan, bahkan cita-cita yang sempat tertunda. Dewasa pun kita perlu memikirkan urusan pasangan, yah memang sejatinya manusia harus berpasangan. Tidak untuk sendiri, maka dari itu kamu perlu mengenali dirimu lebih dekat terlebih dahulu.
Aku seorang yang senang ke mana-mana
sendiri, untuk saat ini. Tapi sepertinya akan lebih mengasyikan jika memiliki partner yang sefrekuensi untuk mengeksplore pengetahuan dan pengalaman. Hehe. Bisa dibilang kebiasaan
ini sudah aku lakukan saat menginjak di kursi bangku menengah pertama. Rasa nyaman
ke mana-mana sendiri itu, aku awali dengan mengunjungi warnet untuk menuangkan
rasa penasaranku terhadap internet. Saat itu walau sepele untuk membuat akun
media sosial, aku pun mulai penasaran gimana caranya mengunduh drama korea, ya maafkan
kudulu mungkin itu bentuk kegiatan illegal. Ternyata aktivitas itu terbawa
sampai ke perkuliaha. Aku memilih kampus yang sangat berbeda dengan teman-teman.
Kampusku berada di jantung Kota Bogor, sebagian teman-teman pada saat itu
memilih untuk berkuliah di Jakarta dan Bandung. Agak aneh, tapi yah seperti
itu.
Sedikit saran dariku, cobalah ke
mana-mana sendiri, seperti kamu pergi menonton ke bioskop sendiri, makan di restauran
sendiri, ke toko buku sendiri, ikut kajian sendiri, sampai kamu ikut event
olahraga sendiri. Saat kamu bepergian sendiri kamu akan mengenal dirimu lebih
dekat. Apa yang akan kamu pilih, tanpa melibatkan pendapat orang lain. Kamu akan
lebih mengenal dirimu dalam keramaian. Oiya tak lupa coba ke salon pun sendiri,
karena di masa kesendirian itu hal yang paling mengasyikan untuk mengenal
banyak kegiatan dan hobi.
Di tengah bising pertanyaan tentang
perempuan perlu berumah tangga karena tuntutan sosial, berkaitan dengan usia. Terlalu
banyak diktean yang didengar oleh perempuan karena sosial, berbalik dan melihat
ke dalam batin adalah tindakan yang paling berani. Kenalilah dirimu terlebih
dahulu, apa yang diinginkan disukai, dan dibutuhkan diri sendiri selama hidup. Daripada
banyak mempertanyakan hal yang jawabannya saja belum pasti, kenapa tidak
menyibukkan diri untuk eksplore lebih banyak dan lebih dalam.
Badan dan pikiran kita menjadi tanggung jawab diri sendiri. Jika masih banyak waktu untuk mengenali diri sendiri maka pelajarilah dan kenalilah apa yang ingin dilakukan, diciptakan, dan dikembangkan oleh diri sendiri. Kesibukan yang dilakukan semasa sendiri, menurutku kesibukan yang tidak pernah mengenal kesia-siaan. Kamu akan lebih mengenal dirimu secara utuh, yang dibutuhkan semuanya akan kembali ke pada diri sendiri.
Pada akhirnya, proses mengenal diri
sendiri bukan proses instan, ada banyak jatuh bangun dan waktu yang terkuras
untuk mempertanyakan akan hal privasi dan tanggung jawab. Kita menjadi lebih
bijak dalam mengambil keputusan, lebih fokus berkarya, dan lebih tulus menjalin
hubungan dengan sesama. Orang yang telah selesai dengan dirinya sendiri tidak
akan lagi mencari validasi dari luar, karena ia telah menemukan kedamaian dan
rumah yang utuh di dalam dadanya sendiri. Kenalilah dirimu sebab di sanalah kunci
kebebasan hidup yang sesungguhnya berada.
Bukankah rute paling lama itu pulang ke diri sendiri?

Komentar