Kembali Hidup Sehat

Aku paling skeptis sama makanan yang membuat gemuk, karena dari SMP aku selalu berspekulasi makan banyak ternyata badanku gk gemuk-gemuk. Pertengahan kelas 11 SMA badanku mengalami penyusutan karena dibebankan banyaknya pelajaran yang harus diserap, les bahasa Inggris dan tugas yang bejibun. Awal kelas 12 SMA badanku mengalami pemerosotan lagi karena disibukkan dengan pendaftaran kuliah dan tes kuliah.

Eh ternyata berat badanku akan tetap sama juga saat duduk di kursi perkuliahan stuck di berat badan 46-48 kg. Walau dulu pas SMA kelas 10 berat badanku sampai 50 kg. Waw bagiku itu pertama kalinya aku disebut gemuk oleh orang di sekelilingku. Seiring berjalannya waktu berat badanku stagnan di perkuliahan hingga sampai 49 kg. Mungkin saat itu diriku belum punya penghasilan jadi mau jajan dan nongkrong pun harus menjadi pengajar bimbel sampai punya pendapatan tambahan hahaha. Sungguh memilukan saat itu tapi seru, dapat pelajaran yang paling berharga.

Setelah bekerja, berat badanku sampai di 60 kg, di pertengahan 2023 berat badanku 62 kg karena kurang memperhatikan pola makan. Ternyata selama 2 tahun terakhir wajahku breakout dan jerawatan disebabkan faktor pola makan yang kurang baik. Langkah apa yang aku ambil saat sudah terbukti seperti ini?

Beberapa alasan yang kulakukan mengapa diet?

1.      Aku sudah sangat kesulitan memakai seragam kerja karena sudah semua kekecilan, akhirnya aku perlu membuat seragam baru yang berwarna senada.

2.      Kondisi kesehatan, saat berat badanku 60kg rasanya aku saat solat kesulitan rukuk akhirnya sering sakit pas duduk.

3.      Berjerawat dan wajah breakout parah

4.      Badan sering pegal dan mudah pegal-pegal

5.      Udah berusia 30 tahun, perlu tahu diri buat mikirin kesehatan hiks hiks

6.      Insecure kalau difoto berasa gemuk, akhirnya lesung pipiku hilang wkwkwk bercyanda

Terus Langkah apa yang aku lakukan selama akhir 2023, hingga oktober 2024 ini. Jujur sekarang berat badanku jadi 53 kg dari 60 kg hehe cukup berbangga diri ya

Aku sudah menghilangkan kebiasaanku makan : gorengan, seblak, aneka santan, es teh manis, minuman kaleng dan kemasan, no micin, dan cemilan gurih, yang diolah dengan minyak banyak. Butuh dukungan bukan diri sendiri, di mana awal-awal aku juga masih malas karena harus mengukus ubi, singkong, dll tapi lama-lama jadi terbiasa mengolah jenis makanan itu. Sampai suatu Ketika aku merasa pusing karena memulai makan baso aci, sampai kepala kleyengan hahaha

Inilah tips dariku untuk memulai makan sehat,

Waktu

Jenis makanan

Pagi 07.10 – 10.00

Sarapan makanan rebusan

-        Ubi rebus

-        Telur rebus

-        Singkong rebus

-        Jagung rebus

10.00 -10.30

Ngemil kacang-kacangan/ rebusan/ kismis

12.00 – 15.00

Makan siang nasi + lauk dengan porsi ada sayurannya

16.00 – 18.00

Ngemil buah-buahan/ sayur-sayuran

 

Enggak ada yang waw sebenarnya, karena dilakukan saat sudah bosan dengan segala bentuk cemilan dan makanan yang pernah dikonsumsi malah kembali ya inilah makanan yang dibutuhkan sebenarnya. Bukan karena faktor usia, wajah yang jerawatan, tapi kesungguhan demi makanan dan asupan yang sehat. Olahraganya aku melakukan naik turun tangga sekolah wkwk karena sekolah 3 lantai, jadi saat aku sedang stanby di sekolah, meluangkan waktu naik turun tangga 4-6 kali wkwkwk.

Ternyata dampaknya cukup lumayan ya, keseringan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan wajahku udah berkurang breakoutnya. Kalau ditanya terus gimana kalau lagi main keluar sama temen? Oh aku masih makan dan minum glukosa hanya saja takarannya dikurangi, jus yang ku beli gapake gula. Makanan yang ku beli di pasar gapake minyak dan garam hehe. Hanya di hari itu aku makan dan minuman manis dan karbo, di sepekan berikutnya ku makan sayuran dan buah-buahan lagi.

Ini cerita dietku, yang masih menargetkan menjadi 48 kg di tahun depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Last Ramadan 2025

Berbagi Praktik Baik Menyajikan Deskripsi dalam bentuk Tulisan (menerapkan struktur kohesi dan koherensi)

Salat Tiangnya Agama